Berita terkini, Internasional, Politik

3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air

Ilustrasi. Tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon tiba di Indonesia. Mereka akan dimakamkan secara militer setelah persemayaman. (Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jenazah tiga prajurit TNI yang meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon ( UNIFIL ) di Lebanon, tiba di Indonesia pada Sabtu (4/4) sore.
Jenazah ketiga diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Dari pantauan melalui YouTube Sekretariat Presiden, pesawat tersebut mendarat sekitar pukul 17.47 WIB.

Pesawat Usai mendarat, peti jenazah ketiga kemudian langsung dipindahkan ke tiga mobil ambulans.

Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen Rico Ricardo Sirait mengatakan bakal ada proses persemayaman militer sebelum jenazah diberangkatkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan secara militer.

Total tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian terbunuh dalam dua insiden di Lebanon selatan.

Dalam pernyataannya, UNIFIL menyampaikan prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, tewas akibat ledakan proyektil di dekat salah satu pos Indonesia di desa Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3).

Sementara itu dua prajurit TNI yang gugur pada Senin (30/3) akibat ledakan dari sumber yang belum diketahui. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur dalam kejadian tersebut.

Sebelum diterbangkan ke Indonesia, UNIFIL memberikan penghormatan terakhirnya terhadap tiga prajurit TNI yang gugur itu.

Upacara diadakan pada Jumat (2/4) waktu Beirut di Bandara Internasional Rafik Hariri.

Upacara tersebut dihadiri oleh Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL Walikota Jenderal Diodato Abagnara, Wakil Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Imran Riza, Brigadir Jenderal Insinyur Firas Tarchichi yang mewakili Menteri Pertahanan Nasional Lebanon dan Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon, Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Bapak Dicky Komar, serta perwakilan Kontingen Indonesia di UNIFIL.

Ketiga penjaga perdamaian tersebut secara anumerta dianugerahi medali PBB dan Angkatan Bersenjata Lebanon sebagai diberikan bentuk atas dedikasi mereka dalam mendukung misi UNIFIL di Lebanon selatan.

Sumber: CNN INDONESIA

Tinggalkan komentar