
Kehadiran BPJS Kesehatan telah banyak membantu rakyat untuk bisa mendapatkan pengobatan layak. Fungsinya hadir sebagai asuransi kesehatan wajib bagi seluruh lapisan masyarakat.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan tahun 2016 hingga 2020, biaya jaminan pelayanan kesehatan mencapai 374,86 triliun rupiah. Sebanyak 83% di antaranya banyak digunakan untuk penyakit katastropik seperti jantung, kanker, stroke, sirosis hati, leukemia, hingga gagal ginjal.
Penyakit yang berisiko tinggi tersebut butuh biaya pengobatan mahal dan jangka panjang. Gak heran jenis penyakit ini paling banyak memakan biaya. Kalau bayar sendiri, pengobatannya bisa mencapai ratusan juta. Untungnya, ada BPJS Kesehatan.
Penyakit gak ditanggung BPJS Kesehatan
Tapi ternyata gak semua penyakit ditanggung oleh BPJS Kesehatan, walaupun penyakit yang terbilang parah dan mengancam nyawa seperti katastropik masih ditanggung. Asuransi kesehatan milik swasta pun belum tentu menanggung biaya pengobatan seluruh jenis penyakit.
Inilah daftar penyakit yang gak ditanggung oleh BPJS Kesehatan:
1. Penyakit yang disebabkan oleh ketergantungan obat dan alkohol
2. Penyakit karena dengan sengaja menyakiti diri sendiri atau melakukan hobi berbahaya
3. Penyakit atau pengobatan tradisional atau alternatif yang belum diverifikasi secara medis
4. Penyakit atau pengobatan yang berdasarkan eksperimen
5. Penyakit yang tujuannya mempercantik diri
6. Penyakit yang disebabkan oleh kecelakaan di tempat kerja
7. Kemandulan
8. Meratakan gigi
9. Pelayanan kesehatan akibat bencana atau wabah
10. Penyakit akibat kejadian yang sebenarnya masih bisa dihindari seperti tawuran
11. Penyakit akibat penganiayaan, kekerasan seksual, terorisme, dan perdagangan manusia
12. Kecelakaan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas
Jika sampai terkena penyakit dengan kategori di atas, siap-siap saja untuk mengeluarkan biaya pengobatan mandiri ya. Sementara, untuk penyakit kronis masih ditanggung, pemerintah sudah membuat antisipasi. Soalnya makin lama beban biaya pengobatan penyakit kronis BPJS Kesehatan membengkak.
Untuk mengantisipasinya, BPJS Kesehatan juga menjalankan program skrining kesehatan. Masyarakat bisa memantau kesehatannya lebih awal. Sehingga penyakit yang parah bisa diantisipasi lebih dini sebelum bertambah parah.
Kamu bisa skrining setahun sekali. Jika ditemukan masalah kesehatan, kamu bisa langsung periksa dan obati. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati.
Sumber : Bankneo
